Perkenalan Processor dan Jenis-Jenis Brand Processor Terkini

Assalamualaikum Sobat Blogger..

Pernah di suatu saat kita membeli perangkat komputer atau laptop, kita temukan istilah prosesor dengan brand Dual Core, Core Duo, L2 Cache dan Hyper Trading Technology (HTT). Tentunya bagi kita yang awam pasti merasa kebingungan terhadap semua brand prosesor tersebut. Bahkan tak jarang dari kita juga kurang paham fungsi dan peran dari prosesor. Oleh karena itu sobat blogger, saya akan memberikan informasi yang mudah dipahami tentang prosesor dan perkembangannya akhir-akhir ini. 

Oke kita mulai dari Processor. Processor merupakan unit pemrosesan utama dalam sebuah komputer.  Cepat tidaknya pemrosesan data pada komputer salah satunya dipengaruhi pada kecepatan prosesor ketika mengolah data/menjalankan instruksi. Jadi kalo merasa komputernya merasa lambat, ya salah satu penyebabnya dipengaruhi pada kecepatan prosesor yang semakin berkurang.


Gambar 1. Produk processor Intel


Setelah berkenalan dengan prosesor, kita perlu mengetahui brand prosesor yang berkembang akhir-akhir ini biar ga kuper (kurang pergaulan) dan gaptek (gagap teknologi) apalagi ndeso banget, hehehe.



Dual Core
Brand ini termasuk processor dengan teknologi dual core yang artinya processor tersebut memiliki dua inti yang digabung menjadi satu kemasan. Pada dual core, chip memiliki dua processor komputer dapat bekerja secara bersamaan sehingga meningkatkan performansi yang maksimal pada komputer. Diantara keuntungan menggunakan processor dual core yakni komputer memiliki kemampuan untuk melakukan kinerja pada level thread parallelism dan komputer akan menghemat energi dan melakukan performansi yang lebih cepat dibandingkan pada processor single core. Perusahaan Intel dan AMD telah menerapkan teknologi dual core pada processor buatannya.


Gambar 2. Arsitektur Dual Core pada processor AMD



Gambar 3. Desain Teknologi Dual Core pada processor AMD


Core Duo
Termasuk istilah merk dagang perusahaan INTEL yang memakai mobile microarchitecture yang kemudian dinamakan Intel Core Microarchitecture. Pada arsitektur Core Duo ditingkatkan fitur-fitur CPU seperti cache size dan jumlah core antara lain EM64T, Virtualization Technology, Exucutable Disable bit. Kemudian teknologi terbaru Core Duo adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology dan Intel Active Management Technology (iAMT2). Sejak digunakannya Core 2 di setiap komputer maka menandai berakhirnya brand Intel Pentium yang telah digunakan sejak tahun 1993. 
Klik disini untuk informasi terlengkap.



Gambar 4. Logo Core Duo milik processor Intel

Front  Side Bus  (FSB)
Dikutip wikipedia, FSB adalah bus (sebuah sistem paralel elektrik, bukan kendaraan bis lho) yang membawa data diantara CPU dan northbridge. FSB mengacu pada kecepatan motherboard untuk berkomunikasi dengan RAM dan chipset. Satuan kecepatan FSB adalah megahertz (MHz). Selain FSB yang menentukan kecepatan processor yaitu rasio antara clock internal processor dengan clock eksternalnya yang disebut multiplier. Rasio ini bisa diubah untuk menentukan kecepatan processor. Contoh sederhananya pada Intel Core i7 965 yang memiliki Multiplier 24 dengan FSB 133 MHz. Hal ini menandakan processor tersebut memiliki kecepatan default 24 x 133 MHz = 3192 MHz atau setara dengan 3.2 GHz. klik disini untuk informasi detail.

Gambar 5. Motherboard diagram 

Gambar 6. Arsitektur FSB

      L2 cache
Istilah cache dari teknik yang diterapkan processor untuk meletakkan atau mengakses data yang sering diakses. Mudahnya L2 cache adalah daftar indeks/halaman yang makin lengkap makin mudah kita menemukan halaman yang dimaksud. Data diletakkan pada memori cache yang kecepatan aksesnya cukup cepat dibandingkan akses harddisk (HD) atau RAM. Cache terbagi 3 level yaitu level 1 (L1), level 2 (L2) dan level 3 (L3). L1 terletak di dalam processor atau disebut cache internal dengan kapasitas 128 KB sedangkan L2 terletak terpisah dari processor atau disebut cache eksternal dengan kapasitas antara 256 KB hingga 2 KB. Klik disini untuk informasi detail.


Gambar 7. Konsep index pada cache memory


Hyper Threading  Technology (HTT)
Teknologi pada processor yang bekerja untuk meningkatkan kinerja komputasi parallel atau multitasking (mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu). Pada setiap inti processor, sistem operasi dapat mengalamatkan dua processor secara virtual dan saling berbagi tugas sehingga kinerja sistem menjadi optimal. Ketika Intel HTT dan Intel Turbo Boost Technology dikombinasikan pada processor Intel Microarchitecture (kode Nehalem) maka dihasilkan server processor intelligent dengan performansi yang lebih baik. Performansi ini bisa ditunjukkan dengan peningkatan frekuensi processor pada setiap core-nya untuk memproses tugas (task) agar lebih cepat. Perusahaan Intel menerapkan HTT pada processor Xeon, Core i3, Core i5 dan Core i7. Penjelasan lengkap lihat disini .


Gambar 8. Processor Core i7 milik Intel

Gambar 9. Processor Core i5 milik Intel

So kesimpulannya, perkembangan teknologi processor tidak akan habis-habisnya untuk selalu diikuti. Seperti yang diprediksi Gordon Moore (co-founder and Chairman Emeritus of Intel Corporation) pada tahun 1965.

Gambar 10. Sosok Gordon Moore

Ia menyatakan bahwa jumlah transistor yang ada pada Integrated Circuit (IC) akan terus berlipat ganda setiap tahun. Namun tahun 1995 pernyataan tadi diupdate lagi oleh Gordon Moore bahwa kelipatan ganda transistor terjadi di setiap 2 tahun sekali. Hal inilah yang kemudian hari mejadi pedoman bagi Intel untuk terus memacu produksi kecepatan processornya agar semakin handal.     

Gambar 11. Grafik pernyataan Hukum Moore terhadap transistor

   

0 komentar:

Poskan Komentar